Vbank HEPA dan Vbank Medium DEKATECH

V-Bank HEPA dan Medium Filter, yang Perlu Anda Ketahui!

Penyaring udara merupakan aspek yang penting untuk membuat udara dalam ruangan tetap bersih dan sehat. Filter udara yang bagus dapat membersihkan berbagai polutan seperti debu, serbuk sari, dan partikel udara lainnya yang dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan dan kenyamanan.

Salah satu jenis filter udara yang populer adalah V-Bank Filter, yang tersedia dalam dua varian: V-Bank HEPA dan V-Bank Medium Filter. Pada artikel ini, kita akan melihat lebih dekat kedua filter ini dan fitur-fitur uniknya.

V-Bank HEPA Filter

V-Bank HEPA Filter DEKATECH®

High-efficiency Particulate Air (HEPA) dikenal karena kemampuannya yang unggul dalam membersihkan partikel udara. HEPA Filter didesain untuk membersihkan setidaknya 99.97% dari partikel udara berdiameter sekecil 0.3 mikron. Sangat ideal digunakan pada lingkungan yang membutuhkan kualitas udara tinggi seperti, rumah sakit, laboratorium, dan kamar besih.

V-Bank HEPA filter membawa standar HEPA filter menuju pada level yang berbeda. Filter ini tampil dengan desain V-shape (berbentuk V) yang memaksimalkan area permukaan filter media, yang memungkinkan laju aliran udara berkapasitas tinggi selagi tetap mempertahankan tingkat efisiensinya yang tinggi. V-Bank HEPA Filter juga memiliki holding capacity yang lebih tinggi, berarti dapat menangkap dan menahan lebih banyak polutan sebelum waktu penggantian.

Salah satu keuntungan utama dari V-Bank HEPA filter adalah tingkat efisiensi energinya. Desain berbentuk V mampu mengurangi penurunan tekanan pada filter, sehingga lebih sedikit energi yang dibutuhkan untuk mendorong udara melalui filter. Oleh karena itu, biaya yang timbul akan lebih sedikit dan masa pemakaian filter yang lebih lama.

V-Bank Medium Filter

Medium Filter CV Dwimanunggal Filter
V-Bank Medium Filter DEKATECH®

Meskipun filter HEPA merupakan standar terbaik untuk filter udara, filter tersebut tidak selalu dibutuhkan di setiap situasi. Untuk penggunaan yang tidak membutuhkan kualitas udara tinggi, V-Bank medium filter dapat menjadi alternatif yang lebih hemat biaya.

V-Bank medium filter menampilkan desain berbentuk V sama seperti V-Bank HEPA filter, tetapi dengan tingkat efisien penyaringan yang lebih rendah. Filter ini didesain untuk membersihkan partikel udaara yang lebih besar, seperti debu dan serbuk sari dari udara. Filter ini ideal untuk penggunaan pada bangunan komersial, pabrik, dan lingkungan lain yang memerlukan penyaring udara tingkat sedang.

Layaknya V-Bank HEPA filter, V-Bank medium filter juga memiliki holding capacity yang tinggi dan penurunan tekanan yang rendah. Artinya, filter ini dapat menangkap jumlah polutan secara signifikan selagi tetap memungkinkan laju udara yang tinggi. Sehingga, membuat biaya energi lebih sedikit dan masa pemakaian yang lebih lama.

Filter manakah yang cocok untuk anda?

Berikut ini merupakan tabel perbandingan antara High-Airflow HEPA Filter, V-Bank HEPA Filter, dan V-Bank Medium Filter:

FiturV-Bank HEPA FilterV-Bank Medium Filter
Particle removal0.3mic @99.97%Medium-sized particles
MERV ratingN/A7-13
EN779 ratingN/AF5-F9 / ePM1 50-95%
EN1822 RatingH10-H14N/A
Airflow (24x24x12″)>2500CFM>2500CFM
Pressure dropHighLow
Energy efficiencyLowerHigher
ApplicationsHospital, Laboratory, Clean roomCommercial, Industrial facilities
Build qualityRobustHigh-quality
CostMore expensiveLess expensive
Komparasi V-Bank HEPA Filter dan V-Bank Medium Filter

Memilih filter udara yang tepat bergantung pada kebutuhan lingkungan secara spesifik. Jika lingkungan memerlukan kualitas udara yang tinggi, seperti rumah sakit atau laboratorium, V-Bank HEPA filter merupakan pilihan terbaik. Namun, jika mencari solusi filter yang lebih hemat biaya untuk kebutuhan penyaring udara tingkat sedang, V-Bank medium filter adalah pilihan yang tepat.

Catatan penting bahwa filter udara memerlukan pemeliharaan dan penggantian yang teratur agar berfungsi dengan baik. Silahkan berkonsultasi dengan profesional HVAC Filter dalam menentukan ukuran filter dan jadwal penggantian yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan anda.

Kesimpulan

V-Bank HEPA filter dan V-Bank medium filter merupakan dua filter udara populer yang memiliki fitur-fitur unik dengan berbagai manfaat. V-Bank HEPA Filter memberikan kualitas udara dengan tingkat yang lebih tinggi, sedangkan V-Bank Medium filter menawarkan solusi yang lebih hemat biaya untuk kebutuhan dengan penyaringan udara tingkat sedang. Memilih filter DEKATECH® dapat membantu meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, mengurangi biaya energi, dan meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan yang lebih sehat dan nyaman.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Kenapa V-Bank filter lebih mahal daripada filter dengan kapasitas standar?

Desain berbentuk V pada V-Bank filter memungkinkan adanya permukaan filter media yang lebih besar dan holding capacity yang lebih tinggi, yang menghasilkan efisiensi lebih tinggi dalam menangkap dan menahan partikel-partikel udara. Hal ini membuatnya lebih efektif dalam menyaring berbagai polutan seperti debu, serbuk sari, dan partikel-partikel udara lainnya daripada filter kapasitas standar.

Selain itu, desain filter V-Bank dapat mengurangi tekanan udara sistem AHU, yang dapat mengurangi konsumi energi mesin. Hal ini menyebabkan biaya jangka panjang yang lebih rendah, namun harga di awal untuk filter ini memang lebih mahal daripada harga filter kapasitas standar.

Terlebih lagi, V-Bank filter biasanya dibuat dari maerial dengan kualitas yang lebih tinggi dan membutuhkan proses pembuatan lebih teliti dibandingkan dengan filter kapasitas standar, yang membuat biaya pembuatan filter tersebut lebih tinggi.

Penting untuk dicatat bahwa harga V-Bank filter tergantung oleh beberapa faktor termasuk ukuran dan spesifikasi filter, kebutuhan lingkungan tempatnya digunakan, dan supplier (pemasok) tempat barang tersebut dibeli. Meskipun V-Bank filter terlihat lebih mahal daripada filter kapasitas standar pada umumnya, efisiensi penyaringannya yang lebih tinggi dan biaya energi rendah membuatnya menjadi pilihan yang lebih hemat untuk jangka waktu yang lama, tergantung pada kebutuhan lingkungan.

Apakah filter V-Bank dapat meningkatkan efisiensi biaya?

V-Bank filter lebih ekonomis dibandingkan filter kapasitas standar dalam beberapa situasi. Hal ini dikarenakan filter V-Bank memiliki holding capacity lebih tinggi dan penurunan tekanan lebih rendah, yang berarti dapat menangkap dan menahan lebih banyak polutan sebelum waktu penggantian. Sehingga, biaya pemeliharaan dan penggantian dari waktu ke waktu lebih rendah.

Selain itu, desainnya yang unik berbentuk V pada V-Bank filter dapat menghasilkan biaya energi lebih rendah. Desain tersebut mampu mengurangi tekanan udara pada filter, yang berarti lebih sedikit energi yang dibutuhkan untuk mendorong udara melalui filter. Hal ini menyebabkan konsumsi energi yang lebih rendah dan jangka waktu penggunaan filter yang lebih lama.

Namun, penting untuk dicatat bahwa efisiensi biaya dari V-Bank filter tergantung pada kebutuhan spesifik dan kebutuhan lingkungan. Pada kasus tertentu, filter kapasitas standar mungkin lebih hemat. Silahkan hubungi tim kami untuk menentukan filter yang sesuai dengan lingkungan anda dan untuk menghitung efektivitas biaya jangka panjang dari beberapa pilihan filter yang berbeda.

Apakah V-Bank filter memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan dengan filter kapasitas standar?

Perbandingan masa pakai antara V-Bank filter dan filter kapasitas standar dapat bervariasi tergantung pada lingkungan dan pemakaian tertentu. Namun, V-Bank filter memiliki potensi masa pakai yang lebih lama karena memiliki holding capacity yang lebih tinggi dan tekanan udara yang lebih rendah.

Desain unik berbentuk V dari V-Bank filter ini menambah luas area permukaan filter media, yang memungkinkannya untuk menangkap dan menahan lebih banyak polutan sebelum waktu penggantian. Sehingga, masa yang lebih lama dan frekuensi penggantian filter yang lebih sedikit, yang mana dapat menghemat biaya pemeliharaan dan penggantian.

0E161126-1F66-4116-AE39-1868911C3E48

Perbedaan Pre-Filter Washable vs Disposable (Non-Washable)

Primary Filter / Pre-Filter merupakan salah satu jenis filter yang umum digunakan dalam berbagai macam industri. Performa yang baik dan harga yang ekonomis membuat Pre-Filter menjadi pilihan pengguna dalam sistem pemurnian udara. Karena memiliki performa yang baik dan harga yang ekonomis, Pre-Filter diletakkan pada tahap pertama penyaringan udara dalam sistem AHU. Media Pre-Filter biasanya terbuat dari material serabut polyester yang disusun sedemikian rupa sehingga memiliki tingkat efisiensi yang baik.

Pre-Filter sendiri pada umumnya dibagi menjadi dua jenis yaitu Pre-Filter Washable dan Disposable (dikenal juga dengan sebutan Non-Wahsable). Kedua jenis Pre-Filter ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut ini merupakan perbandingan dari Pre-Filter Disposable dan Pre-Filter Washable:

Perbedaan Pre-Filter Disposable / Non-Washable dengan Pre-Filter Washable

 Disposable / Non-WashableWashable
Frame MaterialDuplex LaminatedAluminium
Media WashableTidakIya
Life Cycle1 kali pemakaian3-5 kali pencucian
Media FilterRelatif ringanRelatif Berat
Mesh SupportTipisTebal
Bisa diisi ulangTidak bisaBisa
Upfront CostLebih murahLebih mahal
MaintenanceLebih mudahLebih sulit
Tabel perbedaan Pre-Filter Disposable / Non-Washable dengan Pre-Filter Washable

Pre-Filter Washable

Bingkai luar / frame dari Pre-Filter Washable terbuat dari aluminium. Material aluminium digunakan karena memiliki ketahanan yang lebih baik ketimbang material duplex. Selain itu material frame aluminium dapat dibongkar-pasang sehingga media filter dapat diganti atau diisi ulang. Pre-filter Disposable memiliki life cycle 3-5 kali penyucian sebelum media filter harus diganti.

Pre-Filter Disposable / Non-Washable

Salah satu kelebihan dari Pre-Filter Disposable adalah maintenance yang lebih mudah. Pre-Filter dengan media disposable memiliki berat yang ringan sehingga dapat mempermudah proses pemasangan. Proses penggantian Pre-Filter Disposable tidak memerlukan tenaga yang banyak. Selain itu media disposable tidak memerlukan proses pencucian maupun penggantian media sehingga filter ini dapat dibuang setelah digunakan. Kelebihan lain dari Pre-Filter Disposable adalah harganya yang lebih murah, sehingga biaya investasi awal dalam system AHU tidak tinggi.

Mana yang lebih baik?

Selain kedua jenis Pre-Filter tersebut terdapat berbagai jenis Pre-Filter yang lain. Tiap jenis Pre-Filter memiliki kelebihannya masing-masing tergantung pada penggunaannya. Terdapat banyak factor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan jenis Pre-Filter yang sebaiknya anda gunakan. Untuk itu silahkan konsultasikan kebutuhan anda kepada penyedia filter anda. DEKATECH memiliki tim ahli yang dapat membantu anda dalam menentukan filter apa yang sebaiknya anda gunakan. Anda dapat menghubungi kami untuk mengonsultasikan solusi kebutuhan filter anda.

ULPA Filter CV Dwimanunggal Filter

HEPA vs ULPA Filter, Mana yang Lebih Baik?

ULPA Filter CV Dwimanunggal Filter

Filter dalam sistem AHU (Air Handling Unit) memiliki peran penting dalam menyaring partikel yang terdapat di udara. Terdapat banyak jenis Filter yang terdapat dalam sistem AHU seperti Primary Filter, Pocket Filter, Medium Filter, Spunbound Filter, HEPA Filter, dan ULPA Filter. Selain itu tiap jenis filter masih memiliki varian tipe yang memiliki fungsi berbeda pula.

Banyaknya tipe filter seringkali membuat pengguna dihadapkan pada kebingungan dalam menentukan filter apa yang harus digunakan. Pemilihan filter yang kurang tepat dapat menyebabkan hasil yang tidak sesuai dengan keinginan pengguna. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi adalah menentukan penggunaan HEPA Filter dan ULPA Filter dalam sistem cleanroom.

Persamaan HEPA dan ULPA Filter

HEPA Filter memiliki kepanjangan High Efficiency Particulate Air Filter, sedangkan ULPA Filter merupakan singkatan dari Ultra Low Particulate Air Filter. Berikut ini merupakan kesamaan yang terdapat dalam HEPA Filter dan ULPA Filter.

  • Fungsi. HEPA Filter dan ULPA Filter memiliki fungsi yang sama, yaitu menyaring partikel padat yang terdapat dalam udara. 
  • Material Konstruksi. Stainless steel dan aluminium merupakan material konstruksi yang umum digunakan dalam filter HEPA dan ULPA.
  • Media Penyaringan. HEPA Filter dan ULPA Filter juga sama-sama memiliki media penyaringan terbuat dari serabut halus yang didesain khusus untuk menyaring partikel berukuran mikro.
  • Mekanisme Kerja. Mekanisme kerja dari kedua filter memiliki kesamaan dalam metode penyaringan yaitu: difusi, intersepsi, dan tumbukan inersia.

Walau kedua filter ini memiliki banyak kesamaan, HEPA dan ULPA Filter memiliki perbedaan fundamental yang menentukan filter mana yang sebaiknya anda gunakan.

Perbedaan HEPA vs ULPA Filter

HEPA Filter dan ULPA Filter memiliki beberapa perbedaan. Berikut ini merupakan tabel perbedaan dari HEPA filter dan ULPA Filter.

HEPA FILTERULPA FILTER
Efisiensi penyaringan hingga 99,999% (H14)Efisiensi penyaringan hingga 99.999999% (U17)
Menyaring partikel berukuran 0,3 micron (µm) atau lebih besarMenyaring partikel berukuran 0,12 micron (µm) atau lebih besar
Memiliki airflow yang lebih tinggi karena media penyaringan yang lebih renggang (~20-50%)Memiliki airflow yang lebih rendah karena media penyaringan yang lebih padat (~20-50%)
Membutuhkan daya yang lebih rendahMembutuhkan daya yang lebih tinggi
Harga lebih murahHarga lebih mahal
Diletakkan setelah Medium FilterDiletakkan setelah HEPA Filter
Usia penggunaan relatif lebih panjangUsia penggunaan relatif lebih pendek
Perbedaan antara HEPA dan ULPA Filter

Perbedaan utama dalam produk HEPA Filter dan ULPA Filter adalah tingkat efisiensi penyaringan partikel di udara, kelas efisiensi tertinggi dari HEPA filter adalah H13 (99.999%), sedangkan ULPA filter memiliki kelas efisiensi hingga U17 (99.999999%). Namun, walau ULPA filter lebih tinggi dalam hal penyaringan, ULPA kurang efektif bila digunakan dalam ruangan umum yang memiliki partikel berukuran besar. Hal ini membuat ULPA Filter lebih cocok digunakan pada ruangan yang membutuhkan tingkat kebersihan udara yang tinggi seperti industri Semikonduktor, Farmasi, Biomedis, serta beberapa industri makanan dan minuman.

Aplikasi HEPA dan ULPA Filter

Sebagaimana yang dijelaskan pada topik di atas, HEPA dan ULPA Filter memiliki fungsi penting dalam menyaring partikel halus seperti virus, alergen, dan kontaminan dalam penerapan berbagai industri. Penggunaan HEPA dan ULPA Filter dapat dikombinasikan sebagaimana ilustrasi gambar di bawah ini.

HEPA filter menyaring partikel udara yang lolos dari medium filter dengan rentang ukuran 0,3-1micron. Filter ini dapat digunakan pada beberapa industri yang memiliki toleransi partikel udara yang lebih besar seperti rumah sakit, makanan dan minuman, kimia, farmasi umum, server, dan lain sebagainya. HEPA filter dapat dipasang tanpa menggunakan ULPA filter.

Beberapa industri yang membutuhkan tingkat kebersihan udara yang tinggi mengombinasikan penggunaan HEPA dan ULPA Filter dalam satu sistem. Sistem ini meningkatkan kebersihan udara pada ruangan dan dapat memperpanjang umur penggunaan ULPA Filter. Umumnya ULPA digunakan dalam industri yang sensitif terhadap partikel di udara seperti semikonduktor, laboratorium. ULPA filter didesain untuk menyaring partikel udara yang lolos dari HEPA Filter, sehingga ULPA biasanya dipasang setelah HEPA filter.

Kesimpulan

Dalam penjabaran artikel diatas dapat disimpulkan bahwa HEPA filter dapat dipasangkan tanpa ULPA filter, sedangkan ULPA filter harus dipasangkan bersama dengan HEPA filter.

Bila anda masih memiliki pertanyaan dalam menentukan penggunaan HEPA dan ULPA Filter, silahkan hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap serta mendapatkan penawaran HEPA dan ULPA filter dengan harga terbaik.

Infografik : Bagaimana Dekatech dapat Mengurangi Biaya Filter Anda

Infografik Filter Dekatech
Infografik perbandingan biaya produk Filter Dekatech terhadap kompetitor

Produk Filter merupakan bagian kecil dari biaya sistem AHU, sedangkan beban listrik AHU dapat memberikan kontribusi terbesar per tahunnya. Sehingga filter dengan kualitas yang baik dibutuhkan untuk dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan. Kami memastikan bahwa filter DEKATECH dengan kualitasnya memiliki service life yang tinggi sehingga mampu mengurangi biaya penggunaan energi anda.

5 Mekanisme penyaringan partikel udara dalam filter ULPA, HEPA, Medium, dan Pre-Filter

Sumber : Wikipedia

HEPA filter terbuat dari material serat fiber yang tersusun secara acak. Material fiber ini umumnya terbuat dari Polypropylene atau Fiberglass dengan diameter 0,5 hingga 2 micron (mikrometer). Material fiber ini membuat jalur-jalur kecil yang mana dilalui udara. Untuk partikel besar, proses penyaringan dapat terjadi seperti saringan dapur. Namun untuk partikel yang lebih kecil, proses penyaringan tidak memiliki mekanisme yang sama, hal ini dikarenakan partikel berukuran kecil tidak memiliki inersia yang cukup untuk dapat terjebak dalam serabut filter.

Tidak seperti ayakan dapur yang mana partikel dengan ukuran lebih kecil selalu dapat melewati lubang, HEPA filter didesain dengan beberapa prinsip agar dapat menangkap partikel dengan rentang ukuran tertentu.

Ini menjelaskan mengapa efisiensi dalam media filter selalu dijelaskan dalam bentuk probabilitas atau persentase kemungkinan. Tidak ada media filter yang memiliki tingkat penyaringan partikel udara hingga 100% karena setiap ukuran partikel memiliki prinsip kerja yang berbeda-beda.

Pada dasarnya terdapat dua jenis partikel dalam proses filtrasi udara: penyaringan partikel padat dan penyaringan partikel gas. Kedua jenis penyaringan partikel tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mengurangi konsentrasi polutan udara. Partikel padat memiliki 4+1 prinsip penyaringan yaitu:

  • Pengayakan (Sieving)
  • Masa Inersia (Inertial Mass)
  • Intersepsi (Interception)
  • Difusi (Diffusion)

Sedangkan partikel gas dapat disairng menggunakan proses adsorbsi.

Pengayakan (Sieving)

Pengayakan merupakan mekanisme yang paling umum dalam filter udara. Sistem kerja dari mekanisme pengayakan sangat sederhana, bila partikel lebih besar dari celah media filter maka partikel tersebut akan terperangkap. Biasanya mekanisme ini berlaku pada partikel kroase atau debu berukuran besar (≥ 3-10 micron).

Masa Inersia / Tumbukan (Inertial Mass / Impaction)

Sumber : Wikipedia

Mekanisme Masa Inersia / Tumbukan pada umumnya berlaku bila partikel memiliki masa yang substansial. Sebuah partikel dengan kecepatannya bertumbukan dengan serat filter, partikel berukuran besar tidak mampu menghindari serat filter dengan mengikuti aliran udara sehingga terjebak dalam media filter. Proses penyaringan dengan masa inersia berlaku untuk partikel dengan ukuran sekitar 1 micron.

Intersepsi (Interception)

Sumber : Wikipedia

Cara kerja mekanisme ini yaitu saat sebuah partikel mengikuti aliran udara, serabut filter menarik debu dengan ukuran kecil. Partikel yang tertarik dan menempel pada media filter terjebak dalam serabut sehingga tidak dapat lolos dari tarikan media filter. Proses ini berlaku pada partikel dengan ukuran 0,3 micron.

Difusi (Diffusion)

Sumber : Wikipedia

Partikel dengan ukuran lebih kecil dari 0,3 micron ditangkap dengan prinsip difusi dalam HEPA filter. Prinsip difusi ini mirip dengan fenomena Brownian motion (pedesis) yang mana partikel bergerak secara acak sehingga meningkatkan kemungkinan terjebak dalam serabut filter. Mekanisme difusi disebabkan oleh partikel dalam udara (biasanya berukuran 0,1 micron atau lebih kecil) yang bertumbukan dengan molekul gas sehingga menyebabkan gerakan acak saat mengalir dalam udara.

Adsorbsi

Mekanisme adsorbsi biasanya bekerja untuk filter dengan material karbon. Karbon dalam filter memiliki area permukaan yang sangat luas yang mana berfungsi untuk menyerap molekul-molekul gas dengan prinsip kerja gaya tarik menarik antar partikel. Prinsip ini biasa dikenal dengan gaya Van Der Wall’s yang mirip dengan gravitasi bumi.

Demikian penjelasan dari kami mengenai 4+1 prinsip kerja utama dari media filter. Semoga anda dapat memahami penjelasan dalam artikel kami. Bila anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai cara kerja produk filter DEKATECH, jangan ragu untuk menghubungi tim kami dengan menekan tombol di bawah ini. Terima kasih 🙂

Sumber

503235_shutterstock_304365986_995569_crop

Mengenal Pressure Drop dan Final Resistance dalam Filter Udara HVAC

Semua jenis filter udara seperti Pre-Filter, HEPA, Dust Collector, dan sebagainya menyebabkan perbedaan tekanan udara. Terdapat berbagai macam faktor yang menyebabkan perbedaan tekanan udara. Perbedaan ini disebut dengan Pressure Drop.

Apa yang dimaksud dengan pressure drop?

Dalam konteks filter industri, Pressure Drop merupakan perbedaan tekanan udara pada dua titik yang disebabkan oleh filter. Pressure drop dan efisiensi filter merupakan dua hal yang berbanding lurus, semakin rendah efisiensi filter maka semakin rendah pressure dropnya, sedangkan semakin tinggi efisiensi filter maka semakin tinggi juga pressure dropnya.

Apa yang dimaksud dengan Initial pressure drop?

Initial pressure drop, atau yang sering disebut sebagai initial resistance, merupakan pressure drop yang disebabkan oleh filter baru yang belum pernah dipakai. Initial pressure drop dari setiap filter beragam tergantung dari efisiensi yang dimiliki filter tersebut. Volume udara yang dialirkan juga memengaruhi initial pressure drop dari suatu filter, semakin tinggi volume udaranya maka semakin tinggi juga initial pressure dropnya

Apa yang dimaksud dengan final pressure drop?

Final pressure drop, atau yang sering disebut sebagai final resistance, merupakan pressure drop saat filter sebaiknya diganti. Setelah filter digunakan, partikel debu akan terkumpul secara perlahan dan semakin mempersulit aliran udara untuk mengalir, hal ini menyebabkan meningkatnya pressure drop. Menggunakan filter setelah melewati final pressure drop akan menyebabkan turunnya performa filter dan memaksa blower untuk bekerja lebih keras agar bisa mengalirkan volume udara yang sama. Hal ini dapat meningkatkan resiko dari kerusakan perangkat.

Bagaimana cara mengetahui Initial Pressure Drop dan Final Pressure drop dari suatu filter?

Initial dan final pressure drop dapat ditemukan pada spesifikasi filter. Pre filter, Medium, dan HEPA memiliki pressure drop yang berbeda-beda. Biasanya untuk filter AHU diletakkan pada stiker bagaian samping filter udara, sedangkan untuk tipe filter lainnya tertera dalam spec sheet. Volume udara juga disebutkan pada Initial Pressure Drop tertentu. Berikut ini merupakan tabel pedoman umum dari pressure drop suatu filter:

Kelas Efisiensi FilterFinal Pressure
G2 – G3 Croase Filter100 – 150
G4150 – 200
F5 – F6150 – 250
F7 – F9250 – 400
H10 – H11 / E10 – E11250 – 450
H12 – H14400 – 600
Tabel 1 : Kelas Efisiensi dan Final Pressure yang umum digunakan

Perlu diperhatikan selain kelas efisiensi filter, terdapat berbagai macam faktor yang menentukan Final Pressure dari suatu filter.

Faktor yang memengaruhi initial dan final resistance dari suatu filter udara

  • Efisiensi filter udara
  • Kekuatan dari filter udara
  • Perubahan efisiensi selama penggunaan
  • Volume udara
  • Konsumsi energi
  • Biaya pergantian filter
  • Final Pressure Drop yang umum digunakan dalam filter udara

Kesimpulan

Initial dan final pressure drop merupakan bagian penting dari filter udara. Initial Pressure Drop menjelaskan tekanan udara awal saat filter dipasang, sedangkan Final Pressure Drop menjelaskan tekanan udara saat filter sebaiknya diganti.

415EN1822

Tingkatan Kelas Efisiensi Filter EPA, HEPA, dan ULPA Menurut EN1822

Terdapat berbagai jenis standar efisiensi dalam filter udara. Filter udara ULPA, HEPA, dan EPA memiliki tingkat filtrasinya masing-masing. Salah satu dari standar filtrasi yang paling banyak digunakan secara internasional dalam industri adalah EN1822.

Tentang EN1822

EN1822 dikembangkan oleh institusi standardisasi di Eropa sekitar tahun 1998. EN1822 merupakan standar pertama yang mana dibangun berdasarkan klasifikasi sistem filter untuk HEPA filter berdasarkan teori proses filtrasi. Standar ini diaplikasikan untuk filter udara dengan tingkat efisiensi tinggi dan sangat tinggi dengan penetrasi ultra-rendah (EPA, HEPA, dan ULPA) yang digunakan dalam berbagai macam bidang seperti ventilasi, pendingin ruangan, ruangan clean room, dan farmasi.

Standar filtrasi EN1822 juga mengenalkan kriteria evaluasi MPPS (Most Penetrating Particle Size). MPPS merupakan ukuran partikel dimana filter udara memiliki arestensi terkecil. 

Tabel di bawah ini merupakan berbagai kelas untuk filter efisiensi tinggi menurut EN1822 serta perbandingannya dengan standar ISO29463:

Fungsi Dari EN1822

Berikut ini merupakan fungsi dari standar efisiensi EN1822:

  1. Menilai efisiensi dari media filter. Dengan menggunakan partikel contractor, jumlah dan ukuran partikel yang terjebak dalam filter dapat ditentukan. Setelah melalui proses data ukuran dari partikel, nilai penyaringan terkecil dapat ditentukan. Ukuran terkecil ini disebut sebagai MPPS.
  2. Mengecek tingkat kebocoran dari media filter. Tes dilakukan dengan alat uji yang dapat digeser pada seluruh permukaan filter untuk mendapatkan nilai efisiensi dari tiap bagian filter (local value), yang mana digunakan untuk menentukan nilai efisiensi filter secara keseluruhan (integral value). Hal ini dapat digunakan untuk mengecek bagian filter yang mengalami kebocoran.
  3. Menentukan nilai integral dari media filter. Pertama dilakukan pengukuran dari pressure drop berdasarkan kecocokan volume udara yang mengalir dengan rating yang tertera pada filter. Kemudian dengan aerosol generator efisiensi MPPS suatu filter dapat ditentukan. Berdasarkan nilai efisiensi inilah kelas filter dapat ditentukan berdasarkan hasil laporan pengujian.
HEPA Filter Deep Pleat, Mini Pleat, V-Bank, and Gel-Sealed

Jenis-Jenis HEPA Filter

HEPA Filter Deep Pleat, Mini Pleat, V-Bank, and Gel-Sealed

HEPA filter umum digunakan dalam berbagai jenis industri seperti farmasi, otomotif, makanan dan minuman, dan lainnya. Dalam industri tersebut, seringkali diperlukan jenis hepa filter yang berbeda-beda. Terdapat berbagai jenis HEPA filter seperti Deep-pleat, Mini-pleat, V-Bank, Gel Seal, High temperature, Aseptic, dan Activated Carbon. Berikut ini merupakan penjelasan singkat mengenai varian HEPA Filter.

HEPA Filter Aplikasi Umum

Deep-Pleat HEPA Filter

Deep Pleat HEPA filter paling banyak digunakan dalam industri karena memiliki efisiensi filtrasi yang baik dengan nilai ekonomis yang tinggi. Deep Pleat HEPA filter umumnya memiliki ketebalan 15-30cm. Jenis ini memiliki header/flange yang paling umum digunakan dalam housing mesin AHU.

Kelebihan Deep Pleat DEKATECH

  • Protective Diamond Mesh di salah satu sisinya yang berfungsi untuk melindungi media filter dan menambah kekokohan material. 
  • Strong Aluminium Frame memiliki ketebalan diatas rata-rata dan kekuatan lebih baik ketimbang galvanized frame.
  • High Economic Value, Filter Deep Pleat HEPA memiliki nilai harga/performa paling tinggi dibanding jenis yang lain

Mini-Pleat HEPA Filter

Mini Pleat adalah filter HEPA yang memiliki ketebalan di bawah HEPA standar. Umunnya ketebalan Mini Pleat berkisar antara 2,54-12,7cm. Kelebihan dari Mini Pleat adalah ukurannya yang ramping sehingga tidak memerlukan housing filter yang besar. Selain itu proses pemasangan / instalasi mini pleat cenderung lebih mudah ketimbang HEPA berukuran standard karena beratnya lebih ringan.

Kelebihan Mini Pleat DEKATECH

  • Protective Diamond Mesh di kedua sisinya yang berfungsi untuk melindungi media filter dan menambah kekokohan material. 
  • Molded PU Foam yang dicetak langsung di filter menahan kebocoran udara lebih baik ketimbang busa topi biasa.
  • Strong Aluminium Frame memiliki ketebalan diatas rata-rata dan kekuatan lebih baik ketimbang galvanized frame.

V-Bank HEPA Filter

V-Bank HEPA Filter memiliki kapasitas airflow yang lebih tinggi ketimbang HEPA filter standard, hal ini dikarenakan media filter disusun dengan bentuk V sehingga memiliki luas permukaan yang lebih tinggi. Filter V-Bank memiliki permukaan 20x lebih luas ketimbang pocket filter.

Kelebihan V-Bank DEKATECH

  • Leakproof Tested, Filter dipastikan bebas dari kebocoran udara sebelum dikirimkan ke tangan pelanggan.
  • High Capacity, Filter V-Bank memiliki kapasitas filtrasi paling tinggi dibanding jenis lain.
  • Strong Aluminium Frame memiliki ketebalan diatas rata-rata dan kekuatan lebih baik ketimbang galvanized frame.

HEPA Filter Aplikasi Khusus

Aseptic HEPA Filter

Pertama di dunia, Aseptic HEPA filter merupakan media HEPA filter yang benar-benar dapat membunuh virus dan bakteri. Dikembangkan di Finlandia, filter ini mampu membunuh virus dan bakteri hingga 99,9% setelah dilakukan uji laboratorium.

Kelebihan Aseptic HEPA DEKATECH

  • Membunuh virus dan bakteri 99,9%, Media filter secara instan membunuh virus dan bakteri yang terperangkap dalam 5 menit.
  • Dikembangkan di Finlandia dan Pertama di dunia, Aseptic HEPA Filter merupakan filter pertama di dunia yang mampu benar-benar membunuh virus dan bakteri.
  • Environmental friendly, proses produksi menggunakan energi 40% lebih rendah, menjadikan filter HEPA lebih ramah lingkungan.

High Temperature HEPA Filter

HEPA Filter High Temperature umumnya dibagi menjadi dua jenis yaitu varian 250 derajat dan varian 400 derajat. Anda harus memahami varian mana yang anda butuhkan menurut aplikasinya. Jika Anda hanya membutuhkan HEPA Filter High Temperature dengan suhu maksimal 250 derajat, membeli varian 400 derajat akan menghabiskan biaya yang lebih tinggi sehingga kurang efisien secara ekonomi.

Gel Seal HEPA Filter

Gel Seal HEPA FILTER

Gel-Seal HEPA Filter menggunakan gasket gel di sekeliling perimeter filter yang membentuk segel kedap ketika ditekan pada housing bertepi pisau (knife-edge). Desain ini meminimalkan risiko bypass dan sangat cocok untuk area kritis seperti cleanroom, biosafety cabinet, isolator, dan ruang aseptik.

Kelebihan Gel Seal HEPA Filter DEKATECH

  • Leakproof Seal, gasket gel menghasilkan segel kedap pada knife-edge sehingga mencegah kebocoran udara di titik pemasangan.
  • Easy Installation, pemasangan cepat dan rapi tanpa memerlukan seal tambahan; toleran terhadap ketidaksempurnaan permukaan housing.
  • Cleanroom Ready, kompatibel dengan pengujian integritas di lokasi (PAO/DOP scan test) untuk memastikan tidak ada kebocoran.
  • Strong Aluminium Frame, rangka aluminium tebal dan kokoh; opsi stainless tersedia untuk aplikasi tertentu.
5

Mengenal Sistem Dust Collector / Baghouse dalam Industri

Apa yang Dimaksud dengan Dust Collector

Sistem dust collector (dikenal juga dengan baghouse / bag filter) adalah jenis peralatan pengendalian polusi udara yang digunakan di pabrik, gudang dan industri atau komersial lainnya untuk memenuhi persyaratan keselamatan lingkungan dan tempat kerja. Di dunia industri, banyak dampak buruk yang menimpa para pekerja terutama gangguan kesehatan, contohnya gangguan pernafasan. Hal ini dapat terjadi karena adanya zat-zat berbahaya seperti debu yang dihasilkan saat proses produksi. Untuk meminimalisir dampak yang muncul akibat debu hasil produksi pabrik, diciptakan suatu alat yang bernama (dust collector).

Sistem Dust Collector

Sistem dust collector yang efektif dapat mengontrol, mengurangi, dan menghilangkan partikel dan asap yang berpotensi berbahaya dari gas proses manufaktur atau udara dan lingkungan sekitar selama produksi. Peralatan ini dirancang khusus untuk membersihkan dan menyaring debu berbahaya dan partikel halus kontaminan yang dilepaskan ke lingkungan sekitar untuk menjaga dan meningkatkan kualitas udara. Mesin dust collector merupakan  mesin  penghisap debu untuk  membantu  proses mesin produksi. Mesin ini bersifat seperti Vacuum, yaitu bekerja dengan cara menghisap partikel debu yang ada dalam mesin agar mesin produksi tetap terjaga untuk kebersihannya. Partikel debu yang di hisap dari mesin produksi yaitu berupa kotoran debu pulp dan polimer. Sistem pengumpul debu bekerja secara umum dengan menarik debu dan partikulat dari udara melalui filter yang pertama-tama menangkap dan memisahkan materi, kemudian membuang udara murni kembali ke tempat kerja atau lingkungan. 

Tujuan Penggunaan Dust Collector

Tujuan penggunaan dust collector pada dasarnya untuk menyaring, memisahkan, dan menangkap debu dan partikel serta melepaskan udara yang disanitasi. Pengumpulan debu sangat penting untuk sejumlah sektor industri seperti pengerjaan kayu, pertanian, pengolahan makanan, farmasi, daur ulang, produk semen dan batuan, fabrikasi logam, pertambangan, dan pengolahan kimia. Dust collector yang disebut sebagai penerima filter adalah bagian penting dari sistem pemrosesan dalam banyak aplikasi pengurangan suhu dan ukuran dan sebagai penerima untuk pengangkutan pneumatik. Secara sederhana, sistem dust collector dirancang untuk menghilangkan partikulat dari udara yang dihasilkan selama operasi produksi. Jenis polutan yang dihilangkan berbeda-beda menurut industrinya.

Bagaimana cara kerja sistem dust collector?

Secara sederhana, sistem dust collector dirancang untuk menghilangkan partikulat dari udara yang dihasilkan selama operasi produksi.  Komponen dasar dari sistem dust collector meliputi blower, dust filter, cleaning system, receptacle, dan wadah pengumpulan partikel.Jenis umum dari peralatan dust collector adalah filter baghouse, cartridge collectors, wet scrubbers, dan electrostatic precipitators. Filter baghouse adalah yang paling umum digunakan karena memiliki efisiensi 99%.

Jenis polutan yang dihilangkan berbeda-beda menurut industrinya. Produsen pengumpul debu merancang dan mengembangkan peralatan untuk secara khusus memenuhi kebutuhan setiap kondisi lingkungan.

Ductwork

Langkah pertama ketika merancang sistem dust collector adalah Ductwork, yang mungkin tampak sederhana tetapi harus dipertimbangkan dengan cermat untuk memastikan kinerja sistem yang tepat. Ukuran pipa yang digunakan tergantung pada ukuran alat, kebutuhan udara, panjang pipa yang dibutuhkan, jumlah mesin yang diservis, dan jenis partikulat yang diekstraksi. Desain di atas adalah sistem dust collector mesin tunggal dengan ukuran pipa yang dibutuhkan untuk kebutuhan industri.  

Blower

Blower atau kipas adalah elemen penting dalam sistem dust collector karena dust collector merupakan sistem mekanisme yang menarik udara yang terkontaminasi ke ductwork menjauh dari workplace dan mengirimkannya ke sistem penyaringan dan pembersihan. Jenis dasar blower adalah sentrifugal dan aksial. Tipe sentrifugal memiliki roda di dalam housing, sedangkan tipe aksial memiliki baling-baling.

Dust Filter / Filter Bag

Dust Filter atau Filter debu adalah bagian pembersih udara dari sistem dust collector. Seperti yang dapat dibayangkan, sistem filtrasi untuk sistem pengumpulan debu dapat terisi dan tersumbat saat partikel menumpuk di permukaan filter. Saat sistem mengukur tekanan pada filter, ketika levelnya terlalu tinggi, sistem mengirimkan sinyal ke katup diafragma untuk melepaskan udara terkompresi ke dalam filter untuk menghilangkan partikel yang terakumulasi. Ini disebut sebagai pulse jet baghouse atau pulse jet dust collector dan merupakan bentuk paling umum dari peralatan pengendalian polusi udara partikulat.

Wadah / Hopper

Setelah partikel debu melewati sistem dan dikeluarkan dari filter, partikel tersebut jatuh ke dalam wadah atau wadah untuk dikumpulkan. Desain wadah tergantung pada jenis bahan yang disaring dan tingkat pemuatannya. Jenis mekanisme utama adalah:

  • Kotak tertutup – bahan yang dikumpulkan disalurkan ke dalam wadah.
  • Drum atau tas – mekanisme yang memerlukan penggantian drum atau tas yang mengumpulkan materi.
  • Katup putar – mirip dengan drum atau kantong, materi mengalir melalui katup ke dalam drum atau kantong.
  • Konveyor sekrup – sistem konveyor yang memindahkan materi ke lokasi penyimpanan atau pembuangan.

Manfaat Sistem Dust Collector

Kesehatan Pernafasan

Seperti tercantum dalam PP 101 tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah B3 mengenai limbah debu dan kontaminan, mereka memiliki persyaratan khusus mengenai persentase partikel yang diizinkan dalam kaki kubik udara. Apabila suatu industri melanggar, maka akan menyebabkan bisnis ditutup.

Mengurangi masalah ledakan dari mesin-mesin industri

Sistem dust collector menjaga udara tetap bergerak dan bersirkulasi untuk mencegah kemungkinan debu bekas sisa produksi yang dapat berpotensi meledak. Ledakan ini dapa disebabkan oleh percikan atau muatan statis pada lingkungan kerja. Beberapa dust collector menggunakan filter antistatik yang berfungsi untuk mengurangi resiko ledakan.

Semangat Pekerja

Studi psikologis telah membuktikan, seperti Studi Hawthorne, bahwa lingkungan kerja yang bersih dengan suasana yang baik menghasilkan lebih banyak produktivitas dan meningkatkan moral pekerja. Pekerja yang tidak terus-menerus dihadapkan dengan bau tak sedap dan ruang kerja yang tidak bersih cenderung menikmati hari kerja mereka dan lebih produktif. Sistem dust collector merupakan faktor penting dalam menghasilkan kondisi ideal.